Ketik Komodo Kirim ke 9818, Pulau Komodo Jadi Keajaiban Dunia!

JK : Dukung Pulau Komodo Jadi Keajaiban Dunia!

Ketik Komodo kirim ke 9818, Pulau Komodo Jadi Keajaiban Dunia!
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar seluruh masyarakat Indonesia mendukung pulau Komodo masuk sebagai tujuh keajaiban dunia yang baru (The New Seven Wonders).

Kalla, yang juga Duta Pulau Komodo ini mengatakan, jika target tersebut tercapai, otomatis akan berdampak besar terhadap industri pariwisata di Indonesia.

"Sangat penting sekali, dan saya harapkan masyarakat terus mendukung agar (Pulau Komodo) menjadi salah satu keajaiban dunia," ujar Kalla di Jakarta, Selasa (11/10/2011).

Dikatakan, salah satu tujuan dijadikannya Pulau Komodo sebagai keajaiban baru tersebut, salah satunya agar masyarakat lebih menghormati komodo sebagai salah satu binatang purba yang berada di Indonesia. Selain itu, jika Pulau Komodo berhasil masuk, sudah tentu perekonomian masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur akan sedikit terbantu.

"Karena jangan Anda lupa, salah satu provinsi di Indonesia yang paling rendah pendapatannya itu NTT. Jadi, Itu salah satu cara yang paling murah, dengan satu kali SMS (short Message Service) gratis Anda bisa memajukan kesejahteraan rakyat NTT," kata Kalla.

Dengan kurang lebih 160 juta penduduk Indonesia yang memiliki telepon seluler, lanjut Kalla, tidak akan sulit untuk mewujudkan hal tersebut. Ia menargetkan kurang lebih 100 juta dukungan SMS dari masyarakat Indonesia.

"Caranya sangat mudah sekali, cuma tinggal tulis Komodo kirim ke 9818, sudah selesai. Dan mulai 15 Oktober 2011 ini, SMS tersebut gratis. Minimum kita butuh 25 juta SMS. Saya yakin ratusan juta penduduk Indonesia ini, hanya butuh satu perlimanya saja untuk bisa memenangkan. Jadi, tolonglah masyarakat membantu mengampanyekan pulau kita ini," jelas Kalla.

Pemilihan Pulau Komodo untuk masuk dalam tujuh keajaiban dunia versi New Seven Wonders Foundation tinggal 30 hari lagi. Agar komodo masuk dalam tujuh besar, dibutuhkan dukungan 120 juta suara sebelum 11 November 2011. Saat ini, Indonesia bersaing dengan 28 negara lainnya.

Sumber : kompas.com (11 Oktober 2011)


Hanya 1 Rupiah untuk Komodo, Ayo Vote!

Panitia Pemenangan Pulau Komodo kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk mengirimkan short message service (SMS) vote untuk mendukung Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru kategori alam.

Menurut Ketua Panitia Emmy Hafild, saat ini para pendukung komodo dapat mengirimkan SMS melalui semua operator layanan selular dengan harga SMS Rp 1.

Pengiriman vote dilakukan dengan menulis kata Komodo dan dikirimkan ke nomor 9818. Mulanya, vote SMS untuk pemenangan komodo adalah Rp 1.000. Namun, setelah diturunkan harganya, menurut Emmy, jumlah pendukung hampir mencapai tiga juta SMS per hari.

"Saya mengajak kita semua untuk terus mendukung Komodo sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia. Saat ini voting SMS terus berjalan dan sejak adanya pengumuman harga SMS dukungan menjadi Rp 1 panitia menerima lonjakan SMS yang sangat tinggi dari 1 juta hingga 3 juta SMS per hari," ujar Emmy dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin (17/10/2011).

Menurutnya, akibat jumlah SMS yang melonjak server sempat mengalami kelebihan kapasitas. Namun, pihak content provider telah berhasil mengatasinya. "Kalau ada pengirim SMS yang tidak menerima ucapan terimakasih atas voting yang dikirimnya tidak perlu takut karena votenya sudah terdaftar. Kecuali kalau mendapat jawaban 'servis tidak tersedia pada saat ini' berarti harus dikirim kembali. Tapi, kami sudah menyelesaikan problemnya. Silakan terus mengirimkan votenya," jelas Emmy.

Emmy menuturkan, pihak panitia tidak dapat memberitahukan jumlah voting secara detail, karena sesuai dengan peraturan dari pihak Seven Wonders Of The World yang melarang memberitahukan jumlah itu.

"Jumlah voting tidak bisa diumumkan. Prinsip utama votingnya memang begitu, tidak bisa diberitahukan. Tapi sekarang jumlahnya belum sampai 20 juta vote baru mendekati 10 juta," tutup Emmy.

Sumber : kompas.com (17 Oktober 2011)

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter