Sebuah Pengakuan : Aku Gak Tahan Dengan Perlakuan Isteriku

Date: Mon, 17 Dec 2007 08:02:54 + 0000 (GMT)
From: "Micko Neng" cabulina_euy@******.com
Subject: Pengakuan Istri ke pd Suami

Ditulis pada November 30, 2007 oleh Musadiq Marhaban

Istriku Sayang,

Aku menulis surat ini untuk memberitahukan bahwa aku akan meninggalkan kamu untuk selamanya…
Aku selalu menjadi suamimu yang baik selama 7 tahun ini, dan aku punya bukti untuk itu.
Dua minggu terakhir ini hidupku benar-benar serasa di neraka.
Minggu lalu, kamu pulang begitu larut dan tak sedikitpun memperhatikan bahwa aku telah cukur rambut, memasak makanan kesukaanmu. Bahkan malam itu, kau tak memperhatikan aku telah mengenakan celana pendek bokser baru malam itu.
Kamu cuma pulang, mengayak makananmu sejenak, lalu langsung tidur setelah nonton teve.
Kamu gak pernah bilang lagi bahwa kamu mencintaiku, kamu sudah tidak mau bercinta lagi denganku atau apalah …
Entah kamu sudah selingkuh! atau kamu memang sudah tidak menyayangiku lagi …!
Di samping itu, bos dari kantormu menelponku barusan dan dia mengatakan bahwa hari ini kamu sudah berhenti kerja.
Sejak itu, aku benar-benar sudah gak sanggup lagi untuk hidup sama kamu seperti ini …
Apapun alasanmu … pokoknya aku sudah gak sanggup lagi… titik … dan aku mau pisah untuk selamanya !

Selamat tinggal,

Mantan Suami-mu

P.S. Tolong jangan mencariku lagi. Kakak perempuanmu dan aku akan pindah dan kami akan segera menikah. Selamat tinggal!


=============================
Silahkan membaca surat balasan dari sang Isteri di
bawah ini




Yth
Mantan Suamiku,

Tak ada yang lebih membahagiakanku di hari ini, kecuali setelah menerima suratmu itu.
Memang benar! Kau dan aku telah menikah selama tujuh tahun, meskipun kalimat “suami yang baik” menurutku adalah hal terjauh dari siapakah dirimu sebenarnya?
Aku sering nonton sinetron setiap hari, karena semua itu bisa mengalihkan perhatianmu untuk tidak merengek-rengek kepadaku setiap saat …
Dan kau sangat keliru, karena aku sebenarnya memperhatikan gaya rambutmu yang baru … dan terus terang saja!
Hal pertama setelah melihat gaya rambutmu itu adalah seperti “…………. “ tapi ibuku selalu menasehati agar jangan bicara kalau tidak bisa mengatakan perkataan yang santun dan sopan.
Dan ketika kamu bilang bahwa kamu memasak makanan kesukaanku, tapi sebenarnya kamu salah dan sebaliknya kamu malah memasak makanan kesukaan ‘KAKAK PEREMPUAN-ku’ …, sebab aku sudah berhenti makan daging bebek tujuh tahun silam …
Saya sengaja berpaling dari kamu di tempat tidur kemarin malam, yakni sewaktu kamu mengenakan celana bokser baru itu, karena masih ada label harganya.
Saya berdoa semalaman dan berharap sekiranya celana itu tidak dibeli menggunakan uang yang dipinjam oleh si ‘KAKAK PEREMPUAN-ku’ sebesar 50 dolar kemarin pagi, dan harga celana pendek kamu itu 49,99 dolar …
Setelah semua perlakuanmu kepadaku selama tujuh tahun ini, maka terus terang saja! Aku sebenarnya masih sayang sama kamu dan berharap semuanya bisa diselesaikan secara baik dan kita dapat hidup normal kembali …
Jadi sewaktu aku mengetahui bahwa aku telah memenangkan lotre dan mendapatkan hadiah sebesar 20 juta dolar, maka aku pun langsung berhenti kerja dan segera beli 2 tiket jalan-jalan ke Hawai …
Namun ketika tiba di rumah, kamu sudah pergi dan hanya secarik surat ini yang kau tinggalkan untukku…
Ya sudah lah …! Mungkin segala sesuatu terjadi karena ada hikmahnya.
Semoga kamu mendapatkan apa yang kamu cari selama ini.
Oo ya … menurut pengacaraku, surat yang kamu buat mengakibatkan kamu gak bakal dapat sepeser uang dariku …
Jadi jaga diri baik-baik yaa … !!

Tertanda,

Rich As Hell and Freeeeeeeeeeee!

P.S. Aku lupa apakah aku pernah bilang kepadamu sebelumnya? Kakak ‘perempuanku’ “Carla” sebenarnya terlahir dengan nama Carl (dia itu cowok lageee …). Semoga itu gak terlalu jadi masalah buat kamu yaa !!!

Related Posts

3 komentar

  1. Kirain serius gak tahuanya... kakak perempuanya itu laki2... wkakakakwaka...

    BalasHapus
  2. hehe,.ini ni istri solehah. tapi suaminya yang aneh..biar tau rasa deh tuh suaminya...hehe

    BalasHapus
  3. itu sbg pelajaran bagi kita, Hati2 banyak orang yg pandai bersilat lidah(mungkin org yg terdekat dgn kita) tp tugas kita adalah klarifikasi ke pihak lain apakah benar penuturannya. surat suami seolah2 dia benar istrinya rusak, tp setelah baca surat sang istri semuanya telah tersibak kebenarannya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter