Home » , » Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Posted by Ardiz

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru  Pendukung Ahok 

Benz Syafe'i :
para musang berbulu domba!
Cukup ya !! Jangan tertipu utk yg kedua kali klw gak mau disamakan dg keledai !! "

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Komentar Facebooker tentang Tipu-Tipu Pendukung Ahok : 


Strategi Tipu-Tipu Pendukung Ahok ala Kartika Djoemadi Kembali Ditiru

Latief Helmi Moesa
Machiavellian .. peng-halal segala cara .. pem-babi buta ..

Berjuang dan berusaha untuk mencapai sebuah tujuan dalam hidup adalah sesuatu yang sangat wajar .. tetapi tidak dengan cara "menipu" semacam itu .. nista  dan kotor sekali hati mereka.

Satu waktu "mencemooh" bahwa hijab/jilbab adalah "arabisasi", tapi di lain waktu seolah "membenarkan" bahwa hijab/jilbab adalah identitas muslimah dan digunakan sebagai alat untuk "menipu" demi mendulang suara pemilih.

Perilaku "licik dan kotor" yang disimbolkan dengan ULAR, sesungguhnya tidak bisa disandingkan  dengan sikap "tulus" yang disimbolkan dengan MERPATI.

Karena seberapapun jernih dan bersihnya air jika tercampur dengan kotoran maka tetap saja akan menghasilkan AIR KERUH, KOTOR DAN TIDAK BAIK untuk kesehatan jasmani mau pun rohani.

Irce Viertanti :
Jokowi Ahok Social Media Volunteer atau lebih dikenal dengan sebutan Jasmev

Lazuardi Buana :
Sampe segitu ngototnya pengen menangin Ahok nih warga non muslim dan cina. Menurut saya ini karena ras dan agama mereka. Mereka gembar gembor kepada org Islam dan pribumi agar jangan milih berdasarkan agama atau ras, padahal mereka sendiri melakukan itu. Halal dan haram nggak ada beda bagi mereka karena itu tipu daya pun OK bagi mereka utk dilakukan.

Ummu AbuBakar dan Ammar :
Jabatan apa pun, jika diusahakan, jika diraih dg hasil TIPUDAYA, REKADAYA, TIPU MUSLIHAT, maka cepat ataupun lambat NISCAYA AKAN MEMBAWA KEHANCURAN (bagi si #penipu itu sndri ataupun bagi "si pemberi keleluasaan" [para pemberi kepercayaan/para pemilihnya, bahkan berimbas pula kpd masyarakat yg tdk memilihnya]).

Sumber : Facebook Benz Syafe'i

Mari Kunjungi Website Ulama Indonesia : Web Yusuf Mansur - Web AA Gym - Web Buya Yahya - Selamat Morning Indonesia

0 komentar: